Postingan

Menampilkan postingan dengan label parenting

GIGO

Garbage In Garbage Out, begitu katanya kalau mendengar kasus anak jadi jahat karena diberikan asupan harta yang ḥarōm oleh orangtua (ortu)nya. Awalnya saya tak bisa menerima pendapat tersebut, sebab bukankah si anak tak salah? Bukan maunya si anak ia dilahirkan dari pasangan ortu yang buruk, lantas kenapa ia harus menanggung keburukan ortunya juga? Namun lama-lama, saya menyaksikan dalam hidup ini ternyata banyak orang yang dibesarkan dengan harta ḥarōm, memang akan jadi buruk juga… jadi pelaku kemaksiyatan & keẓōliman. Ya lihat saja ketika bapaknya koruptor, maka anaknya tukang aniaya orang. Atau bapaknya kerjanya menghina ṡuhadā’ & ùlamā’, maka anaknya walau disekolahkan di pesantren pun tetap saja pacaran melampaui batas. Pertanyaannya bagaimana bisa begitu? Jawabannya sebenarnya ada di dalam agama kita. Perkara pertama yaitu: "ortu", sebagaimana yang dinyatakan dalam ḥadīṫ mulia: كُلُّ مَوْلُودٍ يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَان...