Bersalaman-jabat Tangan Setelah Salâm Dalam Sholât
Adalah salah satu perkara penting yang membuat GPK Kokohiyyun itu dibenci oleh kaum Muslimîn di Nusantara ini ketika newbie-whitebelt mereka menolak bersalaman-jabat tangan sehabis salâm dalam sholât, bahkan sampai melengos buang muka segala (atau pura-pura do'a dan tutup mata). Asalnya adalah karena ajaran ngawur guru-guru mereka yang memang sudah cetek ‘ilmunya, cupet wawasannya, dan buruk karakternya, yang kemudian diterima oleh murid-murid yang sufahâ’ wa jahalah, di mana mereka menganggap hal tersebut adalah kebid‘ahan sementara kebid‘ahan adalah kesesatan, sedangkan kesesatan adalah di dalam Neraka. Nah di situlah letaknya kekeliruannya. Qoidah bahwa setiap bid‘ah adalah kesesatan sedangkan kesesatan itu ada di dalam Neraka itu muthlaq benar. Karena itu al-Hadîts, dan hadîts itu bagian dari wahyu dan kenabîan. Salahnya adalah qoidah itu tidaklah sederhana yang mereka pikirkan dan yang diajarkan oleh guru-guru mere...