Postingan

Menampilkan postingan dengan label baper

Kenapa Harus BAPER?

Timeline FB saya hari ini dipenuhi dengan status dari Gerombolan Pengacau Keummatan - "You Know Who" (GPK-YKW) yang menuduh screenshot pembeli madu yang menanyakan manhaj itu adalah "cherry picking" yang sengaja di-blowup untuk menjelek-jelekkan gerombolan mereka. Maka saya katakan: 1⃣ Kalau memang tidak merasa salah, ngapain BAPER? Bukankah kalau BAPER, itu berarti memang betul adalah kenyataannya mereka itu memang seperti itu? Bahwa memang sebagaimana yang diceritakan di status dan testimoni di komentar status tersebut? Hanya copet yang baper diteriakin copet, sedangkan orang biasa reaksinya malah bakalan ngejar si copet untuk dipukulin rame-rame. 2️⃣ Bukannya "Buku Wajib" dari GPK-YKW yang karangan Ngibaroin mereka sendiri itu jelas-jelas mengajak pengikutnya mananyakan manhaj orang dengan melisting firqoh-firqoh yang mereka anggap sesat? Bukannya adalah tradisi dari Ngibaroin dan ngustad-ngustad GPK-YKW itu sendiri yang suka mempertanyakan dan m...