Menolak Fatalisme Jabriyyah Neo Murji-ah
Lagi-lagi kita menyaksikan duȁt gerombolan PENDAKU Salafiyy yang beràqīdah Neo Murji-ah menggunakan dalīl àqīdah secara tak pada tempatnya demi memaklumi dan menjustifikasi kemerosotan nilai tukar Rupiah yang terus terjadi. Seperti kita lihat pada screenshot terlampir, narasi yang membingkai persoalan makroekonomi dengan retorika: "Allah yang menjamin rezekimu saat Dollar 6.000, Allah juga yang menjamin rezekimu saat Dollar 18.000…" tersebut sekilas terdengar sangat religius, namun menyimpan cacat logika dan kerancuan àqīdah yang sangat serius…! Bagaimana tidak…? Tak ada satu pun Muslim yang mengingkari bahwa Allōh ﷻ adalah ar-Rozzāq (Maha Pemberi Rezeki) yang menjamin seluruh maḳlūq-Nya. Hal ini sudah selesai dan mutlak. Akan tetapi, Allōh ﷻ juga menegakkan dunia ini di atas hukum sebab-akibat (sunnatullōh / asbab). Menyerahkan urusan kemerosotan ekonomi total kepada taqdir, lalu melarang manusia mengkritik salah urus kebijakan oleh rezim penguasa dengan dalih "rezeki s...