Salaf Tak Mengkritik Penguasa di Depan Publik?
Oknum ini demi melindungi junjungannya, para penguasa lalim, ia mengatakan bahwa mengkritik penguasa di depan publik itu bukanlah aḳlāq dari para Salaf. ❓ Maka pertanyaannya, benarkah pernyataan demikian? Mari kita buka kitāb-kitāb sejarah… 🔵 Ùbādah ibn aṣ-Ṣōmit al-Anṣōriyy رضي اللـه تعالى عنه (komandan satuan pasukan sekaligus Ṣoḥābat Rosūlullōh ﷺ) pernah mengikuti ekspedisi militer di bawah pimpinan Muȁwiyah ke wilayah Byzantium. Di sana, ia melihat orang-orang saling jual-beli potongan emas dengan Dīnār, dan potongan perak dengan Dirham. Maka Ùbadah pun berpidato di depan umum: يا ايها الناس انكم تاكلون الربا سمعت رسول اللـه ﷺ يقول: لاَ تَبْتَاعُوا ٱلذَّهَبَ بِٱلذَّهَبِ إِلاَّ مِثْلاً بِمِثْلٍ لاَ زِيَادَةَ بَيْنَهُمَا وَلاَ نَظِرَةَ (arti) _“Wahai manusia, kalian ini sedang memakan ribā! Aku mendengar langsung Rosūlullōh ﷺ bersabda: "Janganlah menjual emas dengan emas kecuali sama nilainya, tidak boleh ada tambahan dan tidak boleh ada penundaan serah terima."”_ M...