Mengurai Salah Paham Tentang Meluruskan & Merapatkan Shoff
Awalnya, kami ingin menyusun artikel tentang permasalahan "meluruskan dan merapatkan shoff" secara luas dan detail. Akan tetapi, karena telah ada beberapa penulis yang menyusunnya, maka niat tersebut kami urungkan. Kali ini kami hanya akan fokus untuk membahas kekeliruan dalam hal memahami dan mengamalkan hadîts-hadîts tentang merapatkan dan meluruskan shoff saja, dikarenakan masih sangat sedikit yang membahasnya. Telah dimaklumi bersama, bahwa sebagian saudara-saudara kita, mempraktekkan hadîts-hadîts tentang merapatkan shoff dengan cara menempelkan mata kaki dengan mata kaki dan bahu dengan bahu ketika mulia sholât. Bahkan ada kejadian-kejadian yang lebih dari itu, seperti: kondisi "mengangkang", "mengejar" kaki orang lain, dan "tarik baju orang" yang tidak menempelkan mata kakinya. Insyâ’Allôh, kita akan bahas masalah ini secara obyektif dan adil. Tanpa ada niatan untuk menyudutkan atau ingin merendahkan pihak tertentu. Akan tetapi, hanya se...