Postingan

Menampilkan postingan dengan label lembut

Agama di Tangan ‘Ulamâ’

Pernah dengar nama Syaikh ‘Abdur-Rohmân ibn Nâshir as-Sa‘dî رحمه الله? Beliau adalah seorang ‘ulamâ’ besar awal Abad ke-20, dengan kitâb tafsîr al-Qur-ân beliau yang sangat terkenal, yaitu: "Taisîr al-Karîmir-Rahmân fî Tafsîr Kalâmil-Mannân". Syaikh as-Sa‘dî رحمه الله ini juga adalah guru dari hampir semua ‘ulamâ’ besar di Sa‘ûdi. Ke‘ilmuan beliau sangat diakui, khususnya di bidang tafsîr dan fiqih. Begitu juga akhlâq beliau yang adalah teladan bagi yang mengaku dirinya "Salafiy in the modern age". Berikut kisah tentang akhlâq beliau, sebagaimana dikutip secara bebas dari kisah guru saya pada sebuah kajian… Suatu ketika, Syaikh as-Sa‘dî رحمه الله bersama dengan beberapa mu...

Sunnah Itu Lembut

Ketika sudah belajar Sunnah, lalu tahu bahwa ternyata banyak kebiasaan di lingkungan yang dianggap tak sesuai Sunnah… Maka banyak yang cenderung menutup semua pintu-pintu bermasyarakat dengan alasan menjauhi kebid‘ahan… Tak datang ulang-tahunan… Tak datang tahlilan kematian… Tak datang yasinan mingguan… Tak datang maulidan… Bahkan sekedar untuk senyum pun tak diberikan juga kepada saudaranya karena dianggapnya "Ahlul Bid‘ah"… Wajar saja akhirnya orang pun memusuhi dirinya… Memang adalah hak الله dan Rosûl-Nya harus didahulukan daripada hak manusia… Sunnah harus ditegakkan dan kebid‘ahan harus dipadamkan… Namun bukan berarti lantas karena itu ukhuwah jadi rusak…! Karenanya… Apabila menutup pintu yang satu, maka bukalah pintu-pintu kebaikan yang lain… Tidak datang ke acara-acara yang dianggap bid‘ah, maka buatlah acara lain dengan tetangga yang mu...