Postingan

Menampilkan postingan dengan label socmed

The Power of Social Media

Masih meragukan bahwa Social Media (SocMed) ini adalah "medan jihâd" di Information Age ini? Lihatlah betapa di minggu yang lalu siapa sih yang kenal dengan pemuda berusia 18 tahun dari NTB yang bernama Lalu Muhammad Zohri? Bahkan ketika dia pergi bertanding di Finland saja, tidak ada yang ngeh karena semua sibuk Piala Dunia di Russia. Lalu Muhammad Zohri setelah menjuarai Kejuaraan Dunia U-20 untuk lomba lari 100 meter mendapat rezeki yang luar biasa sampai dihadiahi ‘umroh oleh UAH dan Pak Azzam Mujahid, juga oleh donatur yang lainnya. Atau tentang kasus plakat "Kantor Polisi Bersama" di Ketapang, maka oknum Kapolres-nya sudah dicopot dan dimutasi untuk diperiksa – link berita: http://bit.ly/2uhojzs Begitu juga kasus oknum Polisi yang memukuli perempuan yang tertuduh pencuri, maka oknumnya juga sudah dicopot dan dimutasi untuk diperiksa – link berita: http://bit.ly/2uj7TGJ Semua karena apa? Karena beritanya viral di SocMed. Bahkan, jangan pernah lupakan k...

Bolehkan…?

Boleh nggak ngaji via Youtube? Boleh! Boleh nggak ngaji baca kitâb? Boleh! Boleh nggak ngaji via Socmed? Boleh! Asal… Jangan jadikan itu yang utama, karena yang utama itu adalah mengaji tatap muka langsung dan berinteraksi dengan guru yang jelas sanad ke‘ilmuannya, yang jelas pendidikannya di mana dan gurunya siapa… Cari guru yang mengajarkan al-Qur-ân dan Sunnah dengan pemahaman yang benar, yang bijak dan berwawasan luas serta berakhlaq mulia dan santun dalam bersikap. Youtube, kitâb, Socmed itu hanya sebagai tambahan… . . . Yang penting jangan ngaji sama GPK Kokohiyyun ya? Rusak nanti! Apalagi ngaji sama mantan TKI yang diaku-aku sebagai murid bersanad dari syaikh kibâr, atau otodidakers perpus yang diaku-aku ahli hadîts. نسأل الله السلامة والعافية