Benaran "Lemah" atau "al-Wahn"?
Di dalam sebuah riwayat, Rosūlullōh ﷺ mengatakan: يُوشِكُ الأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا ؛ فَقَالَ : قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ ؟ ؛ قَالَ : بَلْ ، أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزِعَنَّ اللهَ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللهَ فِى قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ ؛ فَقَالَ : قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللهِ وَمَا الْوَهَنُ ؟ ؛ قَالَ : حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ (arti) _“"Hampir saja ummat-ummat (yang kāfir & sesat -pent) mengerubungi kalian dari berbagai penjuru layaknya mereka berkumpul menghadapi makanan di atas nampan." ; Kemudian seseorang bertanya: "Katakanlah wahai Rosūlullōh, apakah kami pada saat itu jumlahnya sedikit?" ; Rosūlullōh ﷺ menjawab: "Bahkan kalian pada saat itu jumlahnya banyak. Akan tetapi kalian itu bagaikan buih kotoran yang dibawa oleh air banjir. Allōh akan menghilangkan rasa takut di hati musuh k...