Serigala Berjaket Kulit Domba
Baginda Nabiyy ﷺ mengingatkan kita bahwa sebelum al-Masīḥ ad-Dajjāl itu keluar, maka akan ada Dajjāl-Dajjāl Pendusta (dajjālūn każżābūn) yang muncul mendahuluinya: لاَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ حَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبًا مِنْ ثَلاَثِينَ ، كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ ٱللَّـهِ (arti) _“Hari Akhir takkan terjadi sampai dibangkitkan para Dajjāl Pendusta yang jumlahnya mendekati 30 orang, masing-masing dari mereka mengaku bahwa dirinya adalah utusan Allōh.”_ [HR al-Buḳōriyy no 3609]. Baginda Nabiyy ﷺ melarang keras ummatnya untuk mendekati ad-Dajjāl: مَنْ سَمِعَ بِٱلدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ عَنْهُ فَوَٱللَّـهِ إِنَّ ٱلرَّجُلَ لَيَأْتِيهِ وَهْوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَيَتَّبِعُهُ مِمَّا يُبْعَثُ بِهِ مِنَ ٱلشُّبُهَاتِ أَوْ لِمَا يُبْعَثُ بِهِ مِنَ ٱلشُّبُهَاتِ (arti) _“Siapa saja mendengar keberadaan ad-Dajjāl, maka hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allōh, sungguh-sungguh ada seorang lelaki yang mendatangi ad-Dajjāl dalam keadaan ia merasa yakin bahwa dirinya adalah s...