Korps Marechaussee te Voet
Pasukan Maréchaussée te Voet – atau lebih dikenal dengan nama: "Marsosé" – adalah pasukan paramiliter bayaran yang dibentuk pada masa Kolonial Hindia Belanda oleh KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger / Tentara Kolonial Kerajaan Belanda) tanggal 2 April 1890 (dan baru diterjunkan ke Aceh 20 April 1890) sebagai tanggapan taktis (counter-insurgency) terhadap perlawanan gerilya Mujahiddīn Atjeh. Pasukan ini tidak ada ikatan / kaitannya dengan korps Koninklijke Maréchaussée di negeri Belanda. Adalah Henri Karel Frederik van Teijn (Gubernur Militer Atjeh), dan Kepala Staf-nya Joannes Benedictus van Heutsz serta pembantunya Hendrikus Colijn (yang kemudian menjadi Perdana Menteri Belanda) yang akhirnya berhasil menaklukkan sebagian besar dari wilayah Atjeh dengan mengikuti saran dari Dr Christiaan Snouck Hurgronje, yaitu antara lain dengan bersekutu dengan para Uleebalang yang sekuler dan para ùlamā’ yang mau diajak bekerja-sama (seperti: Oesman bin Jahja di Batavia yang men...