Beda Social Capital, Bukan Standar Ganda
Para PENDAKU Salafiyy mempertanyakan tentang mengapa ngustad mereka disebut sebagai "penjilat rezim", sementara Muhammadiyah dan Wahdah Islamiyah yang juga berkolaborasi dengan Pemerintah tak mendapatkan tuduhan serupa? Pertanyaan ini sekilas terlihat tajam, akan tetapi ia menyimpan false equivalence yang sangat parah, sebab ia menyamakan entitas-entitas yang tak setara. Masalahnya bukan pada apa yang dilakukan, melainkan siapa yang melakukan dan apa social capital yang dimilkinya. Ada variabel yang luput dari persamaan yang dibangun pada postingan tersebut, yaitu: TRUST. Iya: trust, dan di dalam Islām, prinsip trust ini diakui secara mutlak. Kita tentu ingat momen awal da`wah Baginda Nabiyy ﷺ saat Beliau mengumpulkan kaum Quroiṡ di bukit Ṣofā dan bertanya: "Bagaimana menurut kalian jika kukabarkan ada pasukan berkuda musuh di lembah balik bukit ini akan menyerang kalian, apakah kalian percaya kepadaku?" [HR al-Buḳōriyy no 4770; Muslim no 208]. Maka tanpa ragu, kaum...