Maulidan Menuai Dosa
Sebagai Muslim, saya MENDUKUNG tindakan pelaporan panitia maulidan tersebut ke Polisi. Kenapa? . ❌ Pertama, di tengah malam meledakkan kembang api petasan mengganggu manusia, mengganggu tetangga. Memangnya yakin Baginda Nabiyy ﷺ akan senang kalau HUTnya dirayakan dengan cara-cara yang seperti itu? Sementara ketika para Ṣoḥābat berżikir keras-keras saja maka Beliau ﷺ memperingatkan: يَا أَيُّهَا ٱلنَّاسُ ، ٱرْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ ، فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلاَ غَائِبًا (arti) _“Wahai manusia, lirihkanlah suara kalian karena kalian tidaklah menyeru kepada sesuatu yang tuli dan tidak hadir.”_ *¹ Sementara yang mengganggu tetangga, maka telah diperingatkan oleh Baginda Nabiyy ﷺ: لَا يَدْخُلُ ٱلْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ (arti) _“Tidak masuk Syurga orang yang tetangganya tak merasa aman dari gangguannya.”_ *² . ❌ Kedua, mereka berdalih bahwa maulidan adalah kenduri, sedangkan kenduri adalah ṣodaqoh. Please deh…!?! Ṣodaqoh itu adalah kasih makan orang, b...