Kritik Kebijakan Ekonomi Rezim Penguasa = Bukti Rusaknya Ketauḥīdan?
🧕🏻 | Bang, ada yang mengatakan bahwa orang yang mengkritik rezim penguasa karena keadaan ekonomi, maka àqīdahnya bermasalah (sebagaimana poster terlampir). Menurut Abang bagaimana? 🧔🏻♂️ | Begini… Terus terang saya belum baca fatwa asli dari Ṡaiḳ Ṣōliḥ al-Fauzān حفظه اللـه تعالى tersebut, namun tidak ada yang perlu diperdebatkan di sini. Benar bahwa rezeki sepenuhnya berasal dari Allōh ﷻ — bukan dari negara, bukan dari perusahaan tempat kita bekerja, bahkan tidak semata-mata bergantung pada seberapa keras kita bekerja atau seberapa laris dagangan kita. Ini adalah keyakinan yang wajib dipegang oleh setiap Muslim. 🔥 Namun, menghubungkan kritik terhadap kebijakan rezim penguasa dengan rusaknya àqīdah adalah suatu lompatan logika yang berbahaya…! Sebab, jika logika pembuat poster tersebut diikuti secara konsisten, maka orang yang melaporkan dirinya saat ia dirampok bisa dibilang "kurang tauḥīd karena tak riḍō pada taqdir". Orang yang mengeluh saat ditipu dalam jual-beli bisa...