Postingan

Maulidan Menuai Dosa

Gambar
Sebagai Muslim, saya MENDUKUNG tindakan pelaporan panitia maulidan tersebut ke Polisi. Kenapa? . ❌ Pertama, di tengah malam meledakkan kembang api petasan mengganggu manusia, mengganggu tetangga. Memangnya yakin Baginda Nabiyy ﷺ‎ akan senang kalau HUTnya dirayakan dengan cara-cara yang seperti itu? Sementara ketika para Ṣoḥābat berżikir keras-keras saja maka Beliau ﷺ‎ memperingatkan: يَا أَيُّهَا ٱلنَّاسُ ، ٱرْبَعُوا عَلَى أَنْفُسِكُمْ ، فَإِنَّكُمْ لاَ تَدْعُونَ أَصَمَّ وَلاَ غَائِبًا (arti) _“Wahai manusia, lirihkanlah suara kalian karena kalian tidaklah menyeru kepada sesuatu yang tuli dan tidak hadir.”_ *¹ Sementara yang mengganggu tetangga, maka telah diperingatkan oleh Baginda Nabiyy ﷺ: لَا يَدْخُلُ ٱلْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ (arti) _“Tidak masuk Syurga orang yang tetangganya tak merasa aman dari gangguannya.”_ *² . ❌ Kedua, mereka berdalih bahwa maulidan adalah kenduri, sedangkan kenduri adalah ṣodaqoh. Please deh…!?! Ṣodaqoh itu adalah kasih makan orang, b...

Red Flag Investasi

Gambar
Lagi ramai di Thread kasus yang diduga penipuan investasi (sebagaimana screenshot terlampir) yang melibatkan suatu komunitas yang kelihatannya Ṡarìyy banget. Lalu saya pun melakukan sedikit riset ke website-nya untuk melihat apa legalitas yang dimiliki… Iya memang ada NIB (Nomor Induk Berusaha) dari sistem OSS (Online Single Submission). Iya memang ada pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum. Iya memang ada SNI (Standar Nasional Indonesia) dari Kementerian Perindustrian. Bahkan juga ada dari TÜV Rheinland segala… Keren kelihatannya, kan…? 🫸 Wait… stop, tunggu dulu…!!! ⚠️ Karena ini berhubungan dengan pengumpulan dana masyarakat untuk "investasi", maka legalitas yang paling penting itu adalah dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau Bappepti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Maka… ❓ Itulah yang saya tanyakan kepada si pembuat postingan di Thread tersebut. Dan jawabannya adalah… ❌ "Tidak" ❌ ❔ Pasti bertanya, kenapa harus legalitas dari OJK atau Bap...

Neo Murji-ah Membela Sesembahannya

Gambar
Beginilah kalau oknum minim literasi tetapi sok-sok tahu mengklaim bahwa oknum GRR itu punya ijazah setara SMK yang disahkan oleh Kemendikbud. Padahal… Kalau saja oknum tersebut melihat rekaman video ketika Ina Liem, saksi ahli yang diajukan oleh kubu GRR di persidangan, mengakui bahwa UTS Insearch bukanlah level pendidikan yang setara dengan SMA / High School, sehingga pada dasarnya Surat Keterangan No 9149/DDII/KS/2019 yang diterbitkan pada 8 Agustus 2019 oleh Direktorat Jendral Pendidikan Dasar & Menengah Kementerian Pendidikan & Kebudayaan itu cacat ḥukum! Pada persidangan Ina Liem mengklaim bahwa sebagai "penambal" jenjang SMA-nya, GRR memiliki sertifikat "Advanced Diploma" dari Management Development Institute of Singapore (MDIS), sebelum ia melanjutkan ke program BSc di University of Bradford. Klaim Ina Liem ini justru malah menimbulkan perkara baru, sebab di MDIS sendiri dan juga pada Private Education Institutions (PEI) pada umumnya, program yang di...

Muṣḥaf Ùṫmāniyy

Gambar
Mengapa muṣḥaf al-Qur-ān yang dibaca oleh kaum Muslimīn saat ini disebut sebagai "Muṣḥaf Ùṫmāniyy"? Jadi pada awalnya pengumpulan al-Qur-ān menjadi sebuah muṣḥaf dilakukan oleh Ṣoḥābat Zaid ibn Ṫābit ibn ad-Ḍoḥāk al-Anṣōriyy رضي اللـه تعالى عنه pada masa keḳolīfahan Abū Bakr aṣ-Ṣiddīq (Àbdullōh ibn Ùṫmān ibn Ȁmir al-Quroṡiyy) رضي اللـه تعالى عنه dikarenakan pertempuran besar di daerah al-Yamāmah (melawan nabiyy palsu Musailimah al-Każżāb) memicu kekhawatiran karena akibat banyak ṣoḥābat penghafal al-Qur-ān yang gugur di medan pertempuran. Ṣoḥābat Ùmar ibn al-Ḳoṭṭōb ibn Nufail al-Quroṡiyy رضي اللـه تعالى عنه mengusulkan pengumpulan ayat-ayat al-Qur-ān dalam bentuk kitāb agar tidak hilang kepada Ḳolīfah Abū Bakr. Awalnya Ḳolīfah Abū Bakr menganggap usulan tersebut adalah kebidàhan karena al-Qur-ān itu asalnya adalah "audio book" yang ditanamkan ke hati sanubari Baginda Nabiyy ﷺ oleh Allōh ﷻ melalui perantaraan Malak Jibrīl عليه السلام dan dihafalkan oleh para Ṣoḥābat...

Suka Merendahkan Orang Lain

Gambar
Komunitas PENDAKU Salafiyy sangat suka merendahkan orang lain, contohnya adalah video terlampir ini di mana salah satu oknum penceramahnya ditanyakan tentang apakah boleh mengambil ìlmu dari ustāż yang mengambil ìlmu dari Ṡaiḳ Dr Yūsuf ibn Àbdullōh ibn Àliyy al-Qoroḍōwiyy رحمه اللـه تعالى - link: https://www.youtube.com/shorts/IybCqvIUPzE Maka dijawabnya bahwa Ṡaiḳ al-Qoroḍōwiyy bukanlah seorang yang àlim. Eh helaaaw…?!? ☠ Benar-benar ini adalah bentuk dari KECOAK menanduk gunung…! Bagaimana tidak? Coba perhatikan apa perkataan dari Ṡaiḳ Muḥammad Nāṣiruddīn al-Albāniyy رحمه اللـه تعالى pada muqoddimah kitāb Ġoyatul-Marōm fī Taḳrīj Aḥādīṫ al-Ḥalāl wal-Ḥarōm ini: وأما القضية الأخرى ، فهي أنه قد جاء في كتاب «الحلال والحرام» غير قليل من الآراء والأفكار التي ذهب إليها المؤلف حفظه اللـه ، مما هو من مواطن النزاع ، فقد يقرها قوم ، وينكرها آخرون كل حسبما عنده من علم وفقه للكتاب والسنة ، ومعرفة بصحيحها وسقيمها ، وطرق الاستدلال بالأدلة الشرعية ، كرأيه في ذبائح أهل الكتاب، والصور واقتنائها ، وآلات...

Vonis Ngawur Ḳowārij Oleh PENDAKU Salafiyy

Gambar
Kenapa para PENDAKU Salafiyy begitu mudahnya mendakwa pengunjuk rasa sebagai Ḳowārij…? Itu tak lain karena àqīdah sesat Neo Murji-ah yang mereka anut menyamakan antara penguasa yang berḥukum dengan Ṡarīàh yang diturunkan oleh Allōh ﷻ dengan penguasa yang berḥukum dengan Qowānīn Waḍìyyah (ḥukum buatan manusia), khususnya di dalam bab baiàh, ketaatan, dan penyikapan. Para PENDAKU Salafiyy mengaku-ngaku sebagai pengikutnya Ṡaiḳ Muḥammad ibn Àbdul-Wahhāb رحمه اللـه تعالى, padahal Ṡaiḳ رحمه اللـه تعالى sendiri jelas-jelas menggolongkan penguasa yang tidak berḥukum dengan ḥukum Ṡarīàh itu sebagai "Ṭōġūt" — terlepas dari apakah ia telah jatuh pada kāfir murtadd (kufrun akbar) atau tak sampai pada level kāfir murtadd (kufrun aṣġor / kufrun dūna kufrin). 📍 Ṡaiḳ Muḥammad ibn Àbdul-Wahhāb mengatakan: والطواغيت كثير ، ورؤوسهم خمسة : إبليس لعنه اللـه ، ومن عبد وهو راض ، ومن دعا الناس إلى عبادة نفسه ، ومن ادعى شيئا من علم الغيب ، ومن حكم بغير ما أنزل اللـه (arti) _“Ṭōġūt itu ada banyak da...

Serigala Berjaket Kulit Domba

Gambar
Baginda Nabiyy ﷺ mengingatkan kita bahwa sebelum al-Masīḥ ad-Dajjāl itu keluar, maka akan ada Dajjāl-Dajjāl Pendusta (dajjālūn każżābūn) yang muncul mendahuluinya: لاَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ حَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبًا مِنْ ثَلاَثِينَ ، كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ ٱللَّـهِ (arti) _“Hari Akhir takkan terjadi sampai dibangkitkan para Dajjāl Pendusta yang jumlahnya mendekati 30 orang, masing-masing dari mereka mengaku bahwa dirinya adalah utusan Allōh.”_ [HR al-Buḳōriyy no 3609]. Baginda Nabiyy ﷺ melarang keras ummatnya untuk mendekati ad-Dajjāl: مَنْ سَمِعَ بِٱلدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ عَنْهُ فَوَٱللَّـهِ إِنَّ ٱلرَّجُلَ لَيَأْتِيهِ وَهْوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَيَتَّبِعُهُ مِمَّا يُبْعَثُ بِهِ مِنَ ٱلشُّبُهَاتِ أَوْ لِمَا يُبْعَثُ بِهِ مِنَ ٱلشُّبُهَاتِ (arti) _“Siapa saja mendengar keberadaan ad-Dajjāl, maka hendaklah ia menjauh darinya. Demi Allōh, sungguh-sungguh ada seorang lelaki yang mendatangi ad-Dajjāl dalam keadaan ia merasa yakin bahwa dirinya adalah s...