Postingan

Menampilkan postingan dengan label bodoh

Imârotus-Sufahâ’

Di dalam sebuah riwayat, Rosûlullôh صلى الله عليه وسلم pernah menasihati Shohâbat Ka‘ab ibn ‘Ujroh رضي الله عنه dengan sebuah nasihat tentang bagaimana menyikapi imârotus-sufahâ’, yaitu pemerintahan oleh orang-orang yang dungu. 📌 Kata Baginda Nabî صلى الله عليه وسلم: أَعَاذَكَ اللَّهُ مِنْ إِمَارَةِ السُّفَهَاءِ … أُمَرَاءُ يَكُونُونَ ...

Kenapa Jadi Bodoh?

Gambar
Kita saksikan betapa banyak orang yang memegang gelar "PhD" bahkan "Guru Besar", ternyata malah mengeluarkan pemikiran bodoh lagi konyol… dan kita saksikan pula bahwa mereka terafiliasi dengan golongan BongOri (SEPILIS) maupun golongan BongLaf (Neo-Murji-ah yang ber‘aqidah murji-ah ma‘al hukkâm khowârij ma‘ad du‘ât). ❓  Apa sebabnya seorang PhD bahkan Guru Besar bisa jadi begitu? ☠  Sebabnya tak lain adalah karena meyakini ‘aqidah yang sesat dan membela kebathilan. Masa sih…? Iya…! Perhatikan apa kata الله Subhânahu wa Ta‘âlâ berikut ini tentang siapa-siapa saja orang yang bodoh itu… . . 1⃣  Orang yang munâfiq. 📌  Kata الله Subhânahu wa Ta‘âlâ menceritakan: وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَٰكِن لَّا يَعْلَمُونَ (arti) _“Apabila dikatakan kepada mereka: "Berîmânlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah berîmân!", mereka malah menjawab: ...