Istiqōmah

Menjadi pemberitaan, selebriti Nuray Istiqbal (dulu dikenal sebagai: Kae Asakura / Rae Lil Black) menghapus foto-fotonya berjilbab lebar di akun sosial medianya dan kembali memakai pakaian yang tidak menutup àurōhnya dengan sempurna.



Yang mirisnya, banyak yang berkomentar mencelanya, bahkan termasuk dari akun-akun yang sepertinya Muslim / Muslimah juga.

Subḥānallōh… sedih melihat reaksi yang demikian…

Bagaimana tidak…?

Nuray itu seorang muallaf, orang yang baru berislām. Dengan latar belakangnya yang kelam (tak usah dibahas!), sudah sangat luar biasa baginya untuk bisa langsung berḥijāb lebar! Sehingga kalau dia mendapatkan cobaan dan terlihat goyah, sudah seharusnya yang diberikan adalah dukungan yang kuat.

Bukankah al-muallafatu qulūbuhum itu secara letterlijk artinya adalah "orang-orang yang diharapkan dilunakkan / ditundukkan hati sanubarinya"…?

Sungguh istiqōmah itu TIDAK PERNAH mudah, bukankah junjungan kita, Baginda Nabiyy ﷺ, ketika turun ayat tentang istiqōmah "fastaqim kamā umirta"*¹ rambut Beliau ﷺ yang suci langsung beruban?*²

Padahal Baginda Nabiyy ﷺ itu adalah manusia yang paling sempurna keīmānannya…

⚠️ Jadi janganlah bermudah-mudah meremehkan keīmānan seseorang, apalagi itu muallaf.

🤲 Kita berdoa:

ٱللَّـهُمَّ يَا مُقَلِّبَ ٱلْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ

(arti) _“Wahai Allōh, Żat yang Maha Membolak-balikkan Hati Sanubari, teguhkanlah hati sanubari kami di atas agama-Mu.”_

🔎 RUJUKAN:
*¹ QS Hūd (11) ayat 112:

فَٱسۡتَقِمۡ كَمَآ أُمِرۡتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطۡغَوۡا۟ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعۡمَلُونَ بَصِيرٌ

(arti) _“Maka tetaplah kamu (Muḥammad, beristiqōmah di jalan kebenaran – pent) sebagaimana yang diperintahkan kepadamu dan (juga) orang-orang yang telah bertaubat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh-sungguh Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”_

*² Diriwayatkan dari Àbdullōh ibn al-Àbbās رضي اللـه تعالى عنهما bahwa:

مَا نَزَلَتْ عَلَى رَسُولِ ٱللَّـهِ ﷺ آيَةٌ كَانَتْ أَشَدَّ وَلَا أَشَقَّ مِنْ هَذِهِ ٱلْآيَةِ ، وَلِذَلِكَ قَالَ ﷺ : شَيَّبَتْنِي هُودٌ وَأَخَوَاتُهَا

(arti) _“Tidaklah diwaḥyukan kepada Rosūlullōh ﷺ satu ayat pun yang lebih berat dan lebih sulit daripada ayat ini. Karena itulah Beliau ﷺ bersabda: "Surah Hūd dan saudara-saudaranya telah membuatku beruban."”_ [lihat: al-Ḥusain ibn Masȕd al-Baġowiyy, Maȁlimut-Tanzīl; Ismāȉl ibn Ùmar ibn Kaṫīr ad-Dimaṡqiyy, Tafsīr al-Qur-ān al-Àẓīm; Maḥmūd al-Ālūsiyy, Rūḥul-Maȁnī fī Tafsīril-Qur-ānil-Àẓīm was-Sab` al-Maṫānī; Muḥammad ibn Àliyy aṡ-Ṡaukāniyy, Fatḥul-Qodīr al-Jāmiù baina Fannai ar-Riwāyah wad-Dirōyah min Ìlmit-Tafsīr].

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah!

Tentang Nazar

Umbar Àib di Pengajian