Postingan

Solar B20 Untuk Kepentingan Rakyat?

Gambar
Mulai 1 September 2018, penggunaan bahan bakar Solar B20 diimplementasikan ke seluruh pengusaha – link: http://bit.ly/2DIxMnY Apa itu Solar B20? Solar B20 di Indonesia itu adalah bahan bakar campuran yang terdiri dari 20% Minyak Sawit (Bio-diesel) dan 80% Minyak Bumi (Petroleum-diesel). Ukuran molekul Bio-diesel dan Petroleum-diesel itu relative sama, hanya berbeda di struktur kimianya saja. Struktur kimia Bio-diesel itu hampir seluruhnya terdiri dari Fatty Acid Methyl Esters (FAME), mengandung komponen Unsaturated Olefin. Sebaliknya, Petroleum-diesel itu terdiri dari 95% Saturated Hydrocarbons dan 5% Compound Aromatic. Adakah keuntungan memakai Solar B20 tersebut? Tentunya ada, di antaranya adalah: ⑴. Bio-diesel memiliki tingkat lubrisitas yang lebih tinggi dibanding Petroleum-diesel, sehingga mengurangi tingkat keausan pada mesin. ⑵. Bio-diesel tidak mengandung Sulfur, sehingga otomatis mesin-mesin yang menggunakan Bio-diesel ini polusinya jauh lebih rendah dibanding mesin-mesin yang...

Tiada Ilah Yang Berhak Di‘ibâdahi Dengan Benar Selain الله

Gambar
Sy arat untuk menjadi ilah yang berhak di‘ibâdahi dengan benar itu hanya 2, yaitu: ⑴. Tidak terima investasi dari pihak lain. ⑵. Tidak bisa diinterupsi kehendaknya. Artinya, ilah (sesembahan) itu tidak boleh butuh bantuan pihak lain. Maka ketika ada yang mempertuhankan Nabî ‘Îsâ ibn Maryam عليه الصلاة و السلام dan ibunya, Maryam bintu ‘Imrôn رضي الله عنها, maka الله Subhânahu wa Ta‘âlâ cukup menjawabnya dengan 3 kata saja: كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَ (arti) _“Keduanya dulu makan makanan.”_ [QS al-Mâ-idah (5) ayat 75]. Sederhana sekali jawaban itu, tapi sangat makjleb. Iya, MAKJLEB. Lah iya? Coba deh, makan itu tak sederhana sebenarnya. Dari prosesnya saja, ada yang masak. Ada yang jual ingredientsnya, mulai dari bahan baku sampai bumbu. Harus ada alat masak (ini termasuk bikin panci, kompor, elpiji / minyak tanah). Maka coba ditarik terus sampai siapa yang jual itu bumbu, beras, daging, elpiji, dan alat-alat masak? Lebih jauh lagi, siapa yang produksi tanaman bumbu, mengerjakan sawah...

Saat Penguasa Menutup Pintu Bagi Rakyat Yang Membutuhkannya

Ratusan petani datang mau bertemu sampai ada yang mengecor kakinya dan mati karena sakit akibat menunggu berhari-hari, tidak ditemui… Ratusan ‘ulamâ’ datang ingin bertemu baik-baik, tidak ditemui dan malahan ditembaki dengan gas air mata… Ribuan guru honorer dan ribuan chauffeur truk tangki datang menemui sampai menginap berhari-hari, juga tidak ditemui… Giliran: - pembakar Masjid, - bocah sotoy plagiator, - blogger / vlogger pemakan mangga mentah, - artis pamer ketek, eh malahan diundang sebagai tamu kehormatannya…! Jadi ingat akan peringatan keras dari Baginda Rosûlullôh ﷺ terhadap sikap penguasa yang seperti begitu… 📌 Kata Baginda Nabî ﷺ: مَنْ وَلاَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ شَيْ...

Mengapa GPK Kokohiyyun Tak Sebarisan Dengan Ummat Islâm?

Gambar
Seorang ‘ulamâ’ mengatakan: يصول أحدهم على من شتمه ، ويسالم من شتم ربه ! (arti) "Seseorang dari mereka menyerang atas orang yang mencelanya, namun ia berdamai dengan orang yang mencela Robb-nya." [lihat: Rosa-il al-Jahizh I/268]. Maka demikianlah yang kita saksikan kelakuan dari GPK Kokohiyyun itu… GPK Kokohiyyun itu begitu ribut perkara khilafiyah seperti: Qunût Shubuh, Yasinan, isbal, turun sujud dengan tangan dulu, dlsb. Namun ketika Ummat Islâm marah dan berunjuk rasa menuntut agar a Hog diadili, GPK Kokohiyyun malah mencela Ummat Islâm, mengatakan bahwa Ummat Islâm yang berkumpul itu adalah "Persatuan Kebun Binatang", bahkan menuduh Khowârij yang bughôt. Atau ketika Ummat Islâm marah dan berunjuk rasa menuntut agar BuSuk dia...

Dukun Zaman Now

Gambar
Berbicara tentang dukun, maka yang ada di benak kita adalah orang dengan tampilan serem, angker, banyak jimat dan patung di rumahnya, sedangkan kalau melakukan prakteknya dengan hal-hal irasional, tangannya bergetar-getar dan suka menyembur-nyemburkan air ke orang… ❗ Kalau gambarannya seperti demikian, maka insyâ’Allôh banyak dari Ummat Islâm yang sudah tahu bahwa mendatangi dukun itu HARÔM…! Hal ini adalah sebagaimana yang diriwayatkan dari Shohâbat Mu‘âwiyah ibn al-Hakam as-Sulamî رضي الله عنه bahwa ia pernah bertanya tentang kebiasaannya dulu semasa jâhilîyah, di antaranya adalah mendatangi tukang ramal. 📌 Kata Baginda Nabî ﷺ: فَلاَ تَأْتِهِمْ (arti) _“Jangan datangi mereka!”_ [HR Muslim no 537; Abû Dâwud no 930; ...

Days of Smoke & Mirrors

Salah satu fenomena dari periode Akhir Zaman adalah orang yang tak punya kompetensi serta tak punya sikap amanah malah diangkat sebagai pemimpin. 📌 Kata Baginda Nabî صلى الله عليه و سلم: سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤ...

Ketika Pendaku Salafiy Menda‘wahkan ‘Aqidah Jabariyah & Qodariyah

Gambar
Perhatikan screenshot di bawah ini… Beginikah yang mengaku-ngaku pengikutnya Salafush-Shôlih? Padahal Jabariyah itu adalah ‘aqidah rusak yang diperangi oleh para Salafush-Shôlih. Rusaknya ‘aqidah Jabariyah itu di mana? Begini… Kita ambil saja contoh "istri", di mana yang namanya istri itu sudah tertulis di Lauhul-Mahfûzh siapa namanya, sukunya apa, cantik wajahnya bagaimana, seputih apa kulitnya, tinggi dan beratnya berapa, kapan tanggal nikahnya, bakal beranak berapa, dst… Lalu apakah lantas ditinggal tidur saja, dan anda menunggu untuk dibangunkan oleh calon istri anda itu datang untuk mengajak menikahinya di KUA? Gitu…? Please deh…?!? Hadeeeh…! GPK Kokohiyyun itu benar-benar fatalistic à la Jabariyah kalau sudah masuk urusan dengan oknum penguasa → itulah bentuk kemurji-ahan mereka (murji-ah ma‘al hukkâm). Tetapi lucunya Kokohiyyun itu kalau sudah urusan "lemah syahwat", maka mereka akan l...