Postingan

Ada Apa di Balik Aksi Kriminal Amrik di Venezuela?

Gambar
Venezuela (VEN) di era Nicolas Maduro itu adalah pro-"Dedollarisasi" garis keras, bahkan menjadi pemimpin gerakan dedollarisasi di Amerika Latin. Motivasi utamanya adalah tentu mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat (USA), dan tentu saja untuk menghindari sanksi ekonomi USA yang membekukan asset minyak mereka. Maduro secara aktif mempromosikan penggunaan mata uang alternatif dan bahkan sempat meluncurkan kripto negara bernama "Petro" (meskipun gagal secara luas). Selain itu VEN juga berupaya keras untuk bergabung ke BRICS dan menjadi anggota penuh BRICS agar bisa menjual minyak mentah (crude)nya menggunakan mata uang non-USD, seperti: Renminbi / Yuan (CNY) atau Rubel (RUB). Namun, langkah ini sempat terhambat karena veto dari Brasil di akhir 2024 terkait isu sengketa pemilu domestik. 🔴 Mengapa banyak negara ingin meninggalkan USD? Ada beberapa alasan ekonomi dan geopolitik yang mendorong hal ini, yaitu: ▫ "Weaponization" of the USD Setelah kon...

Sesat Pikir & Kebodohan PENDAKU Salafiyy

Gambar
Membaca postingan oknum PENDAKU Salafiyy ini saya langsung tertawa sakit perut… Bagaimana tidak…? Perkataan dari seorang Ă lim, Imām al-Ḥasan ibn Àliyy al-Barbahāriyy al-Ḥanbaliyy رحمه اللـه تعالى, dijadikannya sebagai "parameter mutlak" untuk menentukan apakah seorang termasuk "ahlus-sunnah" ataukah "ahlul-bidĂ h". ⚠️ Padahal, perkataan Imām al-Barbahāriyy itu sama sekali BUKAN dalĂŹl. Perkataan itu bisa jadi benar kalau yang didoakan keburukan itu adalah penguasa yang ṣōliḼ, Ă dil & kompeten. Logikanya, yang mendoakan keburukan bagi penguasa yang demikian jelas adalah pengikut hawa nafsu. Akan tetapi, kalau yang didoakan keburukan itu adalah penguasa yang ṭōliḼ, lalim & inkompeten, maka tentunya tak begitu ceritanya. Sesat itu namanya…! Buktinya di dalam al-Qur-ān surah YĹŤnus (10) ayat ke-89, Allōh  mengabadikan doa Nabiyy MĹŤsā عليه السلام yang mendoakan keburukan bagi FirĂ un, di mana itu malah menjadi satu-satunya doa bagi penguasa yang diabadikan ...

HAARP & Gempa Atjeh

Gambar
Entah kenapa di timeline saya beredar narasi klaim bahwa HAARP (High-frequency Active Auroral Research Program) adalah penyebab dari gempa-gempa di Atjeh, salah satunya adalah seperti screenshot terlampir yang sebenarnya bagi orang yang cerdas, ini sangat mudah membantahnya. Mari kita bahas… . ❌ Skala energi yang mustahil Salah hal termudah yang meruntuhkan teori ini adalah dengan membandingkan energi yang dilepaskan gempa dengan kemampuan pembangkitan energi listrik oleh manusia. Contohnya adalah gempa Atjeh (26 Desember 2004) yang lamanya sekitar 500an detik itu diperkirakan melepaskan energi sebesar 4,0 × 10²² Joule. Sebagai perbandingan, total kapasitas listrik yang dihasilkan oleh seluruh power plant di USA "hanya" sekitar 1,3tera Watt (1,3 × 10¹² Watt). Maka jika dihitung total energi listrik yang dihasilkan seluruh power plant di USA dalam periode setahun penuh itu "hanya" sekitar 1,44 × 10¹⁶ Joule saja. Artinya, energi gempa Atjeh 2004 itu adalah 2,7juta kal...

Menyimpan Emas ≠ Investasi

Gambar
🧕🏻 | Bang, apakah emas itu investasi yang bagus kalau melihat harganya naik terus? 🧔🏻‍♂️ | Begini, kalau maksudnya menyimpan logam mulia emas, maka ada yang perlu diluruskan dulu… 🧕🏻 | Maksudnya bagaimana, Bang? 🧔🏻‍♂️ | Jadi begini, satu hal yang perlu diingat adalah kalau simpanan emas itu tidak pernah bertumbuh jumlahnya (jika tidak beli lagi), karena itu menyimpan emas itu bukanlah investasi. Kenapa bukan investasi? Karena: ⑴. Tidak ada kegiatan usaha yang mengandung resiko bisnis dalam menyimpan LM, bukan? ⑵. Tidak ada penambahan jumlah LM yang disimpan – 100 Gram LM yang disimpan akan tetap jumlahnya 100 Gram, bukan? Adapun yang "naik" itu adalah "value" (nilai)nya terhadap mata uang IDR (uang fiat). Menyimpan emas (LM) itu adalah untuk menjaga "nilai" dari simpanan kita. Ketika harga LM itu naik, maka yang "naik" itu sebenarnya karena uang IDR kita itulah yang nilainya turun terhadap emas. Begitu juga jika emas "turun...

Apa Manhaj Penguasa UEA?

Gambar
Ada yang bertanya apa sih manhaj penguasa Uni Emirat Àrab (UEA)… maka jawabannya tidak sesederhana A atau B… Kenapa…? Mari kita bahas… Secara teologi, Penguasa UEA, yaitu keluarga an-Nahyān dan keluarga al-MaktĹŤm, mereka itu adalah Aᚥàriyy – Mālikiyy, yang terlihat pada kecondongannya terhadap "Islām Tradisional" yang sangat akomodatif terhadap tradisi lokal dan taᚣowwuf moderat. Namun mereka menolak taqlÄŤd pada maĹźhab Mālikiyy dan juga menolak paham Aᚥàriyyah yang berlebihan dalam menggunakan filsafat/kalam. Adapun secara politik, Penguasa UEA mengadopsi "Manhaj Madāḳilah" (baca: PENDAKU Salafiyy) dan sangat mendukung ᚣifat "quietism" dari PENDAKU Salafiyy tersebut. Kenapa? ☠ Pertama, tentu saja karena doktrin "as-SamĂš waáš­-Ṭōàh" (arti: mendengar & taat) yang dipahami secara sesat. Sekte Madāḳilah (dan juga Ḥalabiyyah) seperti kita ketahui mendoktrinkan ketaatan mutlak tanpa reserve terhadap penguasa (Waliyyul-Amr), sehingga mereka melarang k...

Salaf Tak Mengkritik Penguasa di Depan Publik?

Gambar
Oknum ini demi melindungi junjungannya, para penguasa lalim, ia mengatakan bahwa mengkritik penguasa di depan publik itu bukanlah aḳlāq dari para Salaf. ❓ Maka pertanyaannya, benarkah pernyataan demikian? Mari kita buka kitāb-kitāb sejarah… 🔵 Ùbādah ibn aᚣ-Ṣōmit al-Anṣōriyy رضي اللـه تعالى عنه (komandan satuan pasukan sekaligus ᚢoḼābat RosĹŤlullōh ) pernah mengikuti ekspedisi militer di bawah pimpinan Muȁwiyah ke wilayah Byzantium. Di sana, ia melihat orang-orang saling jual-beli potongan emas dengan DÄŤnār, dan potongan perak dengan Dirham. Maka Ùbadah pun berpidato di depan umum: يا ايها الناس انكم تاكلون الربا سمعت رسول اللـه  يقول: لاَ ŘŞَبْŘŞَاُؚوا ٱلذَّهَبَ بِٱلذَّهَبِ ŘĽِلاَّ مِŘŤْلاً بِمِŘŤْلٍ لاَ زِيَادَŘŠَ بَيْنَهُمَا وَلاَ نَظِŘąَŘŠَ (arti) _“Wahai manusia, kalian ini sedang memakan ribā! Aku mendengar langsung RosĹŤlullōh  bersabda: "Janganlah menjual emas dengan emas kecuali sama nilainya, tidak boleh ada tambahan dan tidak boleh ada penundaan serah terima."”_ M...

Mengkritik Korupsi Tak Menunggu Suci

Gambar
Pernyataan opini pada screenshot terlampir sepintas tampak sebagai seruan moral untuk introspeksi. Namun pada hakikatnya, ia mengandung kesesatan berpikir yang bertentangan dengan Manhaj al-Qur-ān & as-Sunnah, yang menjadi alat klasik untuk membungkam kritik terhadap keẓōliman penguasa oleh para ngustad PENDAKU Salafiyy yang berĂ qÄŤdah Neo Murji-ah. Di mana letak sesatnya? Mari kita bahas… 🔴 Tak harus "menunggu suci" untuk mengkritik – "Tu Quoque Fallacy" Secara logika, pernyataan tersebut adalah bentuk "tu quoque fallacy" (whataboutism), padahal validitas sebuah argumen —dalam hal ini korupsi merusak bangsa & negara— adalah kebenaran objektif yang tidak bergantung pada moralitas orang yang mengucapkannya. Jika syarat untuk melawan kemungkaran adalah "kesempurnaan moral", maka takkan ada Ḽukum yang tegak di muka bumi, sebab bukankah Baginda Nabiyy  mengatakan: "كُلُّ بَنِي آدَمَ ŘŽَءَّاإٌ" (arti: setiap anak keturunan Ādam adala...